Monday, April 17, 2017

Ayah-Ibu, timang dan manja Aku selamanya

Izinkan aku untuk bersimpuh dan sungkem di hadapan mu, untuk memohon maaf karena anakmu belum bisa menjadi yang terbaik dan aku juga ingin memohon doa mu untuk selalu mengiringi setiap Langkahku. 

Seberapa pun rapuhnya aku, berada dalam dekapan mu seketika membuat kU kuat kembali. Karena Belaian tangan mu adalah sentuhan terlembut yang pernah kurasakan. Anak yang lain mengatakan bahwa engkau adalah malaikat, ada juga yang mengatakan engkau adalah surga, tetapi bagiku engkau selalu lebih dari yang mereka katakan. 

Ingin rasanya aku menjadi bayi kecil yang selalu engkau timang dan manjakan. Karena jahil nya tubuh kecil kU yang menghadirkan senyum manis di wajah mu, karena keterbatasan kata yang baru bisa kU ucapkan menghadirkan tawa untuk mu. 

Ketika aku kembali lagi ke pangkuan mu, aku sudah siap dengan segunung cerita yang ingin aku ceritakan untuk mu. Jika sampai pada bahagian yang sedih, tolong rangkul dan peluk aku. Akan kU gantikan saat engkau bercerita untuk pengantar tidur ku, kini giliranku untuk bercerita sebagai pengantar waktu luang saat kita berkumpul lagi.

1 comment:

  1. Ayah-Ibu kau tetap jadi anugerah terbesar dalam hidup ku.

    ReplyDelete

SURAT TERBUKA Yth. Ayahanda/Ibunda di-tempat Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, Allahumma shalli ‘ala Sayyi...