Saturday, April 15, 2017

Kenangan kesedihan dalam imajinasiku
Oleh: Muhammad Fadhil

Di heningnya malam…
Kubaringkan tubuh lelah ku
Seketika terhanyut aku dalam imajinasiku.
Ku imajinasikan …
Merdunya suara tetesan derasnya hujan yang menjatuhi atap kos ku
Ku imajinasikan…
Sesekali suara gemuruh petir ditambahah sepuhan angin yang sangat kencang
Seketika kurasakan sesak yang sangat , sampai tak sadar air mata ku menetes
Seketika aku terbayang milyaran kenangan indah
Kenangan yang tak akan pernah bisa terulang kembali
Yahhh… 
Waktu terus berlalu…
Dan kenangan hanya bisa kusimpan dalam album besar di otak ku
Semakin terbawa akuuu…
Sampai tak sadar bantal pembaringanku kuyup dengan air mataku
Biar kunikmati malam ini..
Ku imajinasikan hujan adalah instrument sedihnya
Dan kenangan itu adalah film tersedih yg pernah ada
Mungkin tak akan kudapati kenangan itu lagi 
Tapi di dunia imajinasi ku 
Setiap hari kenangan itu selalu  terulang.

No comments:

Post a Comment

SURAT TERBUKA Yth. Ayahanda/Ibunda di-tempat Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, Allahumma shalli ‘ala Sayyi...